M.Setiawan (2020310004)
1. Apa Itu
Malware
Malicious
Software atau Malware merupakan perangkat lunak yang dirancang untuk merusak
sistem pada jaringan komputer ataupun server tanpa diketahui oleh penggunanya
(informed consent) dari pemilik. Malware bisa menyebabkan kerusakan pada sistem
komputer dan memungkinkan juga terjadi pencurian data/informasi.
2. Apa
Penyebab Adanya Penyebaran Malware
Hal umum
penyebab penyebaran malware adalah mendownload software illegal yang
kemungkinan sudah disisipin malware, email, maupun halaman situs suatu website.
Malware mencakup virus, worm, trojan horse, sebagian besar rootkit, spyware,
adware (infected), serta software-software lain yang berbahaya dan tidak
diinginkan oleh pengguna perangkat komputer.
3. Salah
Satu Contoh Malware
AZORult
adalah salah satu malware dengan membawa misi mencuri informasi
data yang kita miliki. Malware ini membaca cookies dari Google Chrome,
Membaca Internet Cache Settings, dan Membaca cookies dari Mozilla Firefox.
Selain Azorult ada malware lain yang bertipe info stealer yaitu Knot
Stealer,Pony Formgrabber dan lainnya.
4. Sifat
Dan Tujuan Dari Malware
Malware
yang dapat merusak atau menginfeksi komputer seperti virus dan worm.
Malware
yang mencuri celah untuk suatu keuntungan diantaranya adware tidak jujur,
spyware, botnet, dialer, dan keystroke logger.
Malware
yang bersembunyi dalam komputer seperti rootkit, trojan horse, dan juga
backdoor.
5. Cara
Mengatasi Serangan Malware Pada Website
Cara
mengatasi halaman website yang terkena malware :
Website
yang terjangkit Malware akan mengakibatkan berkurangnya pengunjung sehingga
jika tidak segera ditangani akan menyebabkan kehilangan banyak trafik.
Pada
website e-Commerce berkurangnya pengunjung merupakan suatu hal yang sangat
merugikan.
Sucuri
tool merupakan layanan yang menyediakan jaminan keamanan website yang cukup
dapat dipercaya lengkap.
6. Cara
Mengatasi Komputer Yang Terinfeksi Malware
Cara
mengatasi komputer yang terinfeksi malware :
Malware
juga sering menyerang komputer atau perangkat dekstop.
Hal
tersebut bisa saja terjadi karena para pengguna komputer sering melakukan akses
atau mengembangkan situs website dan kemudian diunggah pada server web
menggunakan FTP.
Pastikan
tidak adanya malware sebelum melakukan pengunggahan, karena apabila sudah masuk
ke dalam folder pada server web maka malware akan semakin tersebar.
Hindari
menggunakan program bajakan,crack, nulled.
Selalu
update Sistem Operasi, Software aplikasi, dan Browser yang kita gunakan.
Pasang
Antivirus misalnya Avast, Kaspersky, Norton dan sebagainya dan pastikan juga
selalu update.
Memasang
free tools dari Microsoft :
Windows
Defender for Windows 10 and Windows 8.1, Microsoft Security Essentials for
Windows 7 and Windows Vista
Microsoft
Safety Scanner
Selain itu
juga bisa menggunakan aplikasi ZoneAlarm Free Firewall.
Hindari
membuka website yang menyediakan software bajakan, crack, keygen, website 17+,
perjudian dan lain-lain.
Jangan
asal mendownload file dari internet (layanan file sharing), pastikan dari situs
yang terpercaya.
Jangan
membuka email sembarangan dari orang yang tidak kita kenal, apalagi dalam
format .exe, .scr, .vbs.
Dalam
membuat password gunakan kombinasi huruf, angka dan karakter unik seperti $,#,@
dsb.
Pasang
Software anti malware, seperti misalnya, IObit Malware Fighter, HijackThis,
Ad-Aware dan McAfee Site Advisor.
Bersihkan
temporary internet file, cookies, autocomplete form. Kita bisa menggunakan
tools CCLeaner.
Komentar
Posting Komentar